Postingan

Refreshing di Camping Lembah Umbul Sidomukti

Gambar
Foto : Instagram @umbul.sidomukti Kawasan wisata Umbul Sidomukti yang berlokasi di Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang tidak hanya menawarkan pemandangan keindahan alam dengan fasilitas renang serta permainan outbound. Suasana dingin di Umbul Sidomukti yang berlokasi di lereng Gunung Ungaran ini juga sangat cocok dijadikan tempat tujuan buat refreshing alias penyegaran. Masih banyak fasilitas kawasan wisata itu, salah satunya Camping Lembah. Bagi pecinta alam, Camping Lembah ini sesekali bisa dijadikan tempat untuk bersantai atau merasakan sensasi yang berbeda. Rutinitas keseharian di rumah bisa saja membuat seseorang akan jenuh, maka aktivitas kemah ini bisa menjadi solusinya. Banyak hal yang bisa dinikmati, seperti merasakan sensasi kemah di lereng pegunungan, suasana dingin, keheningan malam, serta hawa udara yang sejuh dan menyehatkan. Foto : Brosur Camping Lembah Tak ada salahnya, kalau Anda bosan menginap di hotel, bisa merasakan fasilitas Camp...

Perhatikan! Begini Pesan Tim Evos Juara I Free Fire World Cup 2019 Kepada Para Gamers

Gambar
Muhammad Farhan Ridha alias Manay Kerja keras tim Evos Capital dalam ajang Free Fire World Cup di Thailand, April 2019 lalu, membuahkan hasil maksimal. Tim yang dipimpin kapten, Muhammad Farchan Ridha alias Manay itu mampu merebut juara I dalam ajang bergengsi tersebut. Sebuah perjuangan yang tak mudah, rutinitas latihan dan kekompakan tim menjadi kunci keberhasilan tersebut. Namun, siapa sangka mereka itu ternyata tidak menghabiskan waktu berlama-lama saat berlatih main game. Cukup empat jam dalam waktu satu hari. Begini kata Manay? "Waktu berlatih main game itu tidak harus pagi, siang, sore, atau malam. Terpenting harus efektif, kami setiap hari hanya berlatih empat jam," kata Manay. Sebelum menjadi atlet profesional, dia juga pernah main tanpa mengenal waktu. Namun, rutinitas ikut komunitas dan turnamen membuat streteginya dalam berlatih itu berubah. Ngegame seharian itu justru dinilai tidak efektif untuk mengasah kemampuan. Menurut dia, dampaknya justru negatif bu...

SehatQ, Panduan Gaya Hidup Kesehatanku

Gambar
Awal Desember 2019, pertama kalinya aku mengenal platform informasi kesehatan SehatQ lewat media sosial Instagram. Meski baru mengenal, program kesehatan ini langsung menarik perhatianku. Platform ini memuat segala informasi kesehatan, seperti obat, artikel, dokter, rumah sakit, jenis penyakit, dan forum sehat. Ya, semua itu bisa ditemukan di www.sehatq.com. Beragam persoalan kesehatan dapat dipecahkan dalam satu kemasan program atau aplikasi, SehatQ. Platform ini mampu menjawab tantangan era digital, sekaligus memberi kemudahan bagi masyarakat yang ingin tahu tentang seluk beluk dunia kesehatan. Ingin mengetahui jenis penyakit dan pengobatannya, silakan buka SehatQ. Mulai penyakit perut, kulit dan kelamin, kanker, jantung, kandungan, psikologi, pernafasan, serta gigi dan mulut, semua diulas habis oleh aplikasi kesehatan paling lengkap di era milenial ini. Jenis obat-obatan, manfaat, dan cara pemakaiannya juga dibahas tuntas pada platform ini. Ada pula layanan chating dokte...

Penampilan Jubing, Forum Sharing Garin, Hingga Gowes Bareng Gubernur

Gambar
- KEKL Alumni Day 2019                                                      Foto : Instagram @jubingkristianto Ribuan alumni keluarga besar SMA Kolese Loyola Semarang lintas angkatan berkumpul menjadi satu. Meski tinggal di berbagai kota di Indonesia, bahkan luar negeri, mereka semangat balik kandang tilik omah. Dengan dilandasi rasa persaudaraan yang kuat, mereka datang ke Kota Semarang untuk mengikuti Keluarga Eks Kolese Loyola (KEKL) Alumni Day 2019 di kompleks SMA Kolese Loyola, berikut laporannya. PETIKAN dawai gitar dari Jubing Kristianto yang membawakan instrumen lagu "Kopi Dangdut" terdengar nyaring di aula maupun lapangan SMA Kolese Loyola, Minggu (22/12) siang. Di atas panggung, aksi gitaris fingerstyle Indonesia berusia 53 tahun itu mematik perhatian 1.800 anggota alumni yang hadir memadati kompleks sekolah swasta favorit di Semara...

Bahagia Bersama AirAsia, Terbang Jakarta, Kembali Semarang Bawa Piala

Gambar
TERBANG JAKARTA: Penumpang pesawat AirAsia QZ 701 bersiap terbang ke Jakarta dari bandara internasional Ahmad Yani Semarang. Pengalaman perdana terbang bersama AirAsia begitu monumental. Sebab, maskapai bertarif murah atau low-cost ini telah mengantarkan saya seorang jurnalis, menerima penghargaan dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. Terbang pulang-pergi (PP) Semarang-Jakarta, terasa aman, nyaman, dan berkesan. Berikut pengalaman menyenangkan saya, Royce Wijaya bersama AirAsia. MINGGU (18/8/2019) siang itu, telepon seluler saya berbunyi saat lagi "mager" alias malas gerak di rumah yang berlokasi di Semarang. Ditemani netbook, saya saat itu sedang santai berselancar internet di ruang depan rumah. Tak butuh waktu lama, panggilan itu saya terima karena handphone kebetulan berada didekat netbook. Belakangan, panggilan itu diketahui dari perwakilan Perpusnas RI yang menginformasikan saya sebagai salah satu penerima penghargaan Nugra Jasadharma Pustaloka kategor...

Yayasan Cinta Kasih Bangsa, Membina Ribuan Eks Narapidana dan Pecandu Narkoba

Gambar
BAKT SOSIAL: Pembina Yayasan Cinta Kasih Bangsa Ungaran, Pdet Daniel D Soegito saat menerima kunjungan bakti sosial GKJ Ngesrep di yayasannya, Minggu (8/12/2019). Sejak yayasan didirikan hingga kini, sudah tak terhitung berapa ribu eks narapidana dan pecandu narkoba yang telah dibina oleh Yayasan Cinta Kasih Bangsa di jalan Kolonel Sugiyono Nomor 44 Ungaran, Kabupaten Semarang. Demikian diungkapkan Pembina Yayasan Cinta Kasih Bangsa Ungaran, Pendeta Daniel D Soegito saat menemui kunjungan bakti sosial rombongan tim Gereja Kristen Jawa (GKJ) Ngesrep dalam rangkaian perayaan Natal  di yayasannya, Minggu (8/12/2019). Yayasan ini melayani masalah depresi/ gangguan jiwa, penyalahgunaan Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (Napza), wanita rawan sosial, kenakalan remaja pria maupun wanita, serta perawatan dan penjemputan pasien kejiwaan dan pecandu narkoba. Yayasan yang melayani orang-orang kurang beruntung ini terlahir karena kebutuhan masyarakat. Semula, yayasan ini be...

Olah Limbah Nanas, Jadi Minuman Berkelas dan Bernilai Jual Tinggi

Gambar
MINUMAN NANAS: Pelaku usaha, Ngudiono (kiri) mengolah limbah Nanas menjadi minuman bernilai jual tinggi. Tidak semua hasil panen petani Nanas itu buahnya sempurna. Nanas berukuran sedang dan besar, akan dijual ke pasaran. Sebaliknya, buah yang bentuknya kecil dan tidak layak itu akan dibuang. Padahal, sekalipun buah itu kecil sebenarnya tetap enak dan manis untuk dimakan. Bagi petani, Nanas kecil itu layaknya limbah tak berguna sehingga akan dibuang seenaknya. Namun, lain halnya dengan Ngudiono (39), warga Desa Siwarak, Kecamatan Karang Reja, Kabupaten Purbalingga. Bagi dirinya, limbah itu justru bisa dijadikan peluang bisnis. Di tangan Ngudiono, limbah Nanas mampu diolah menjadi minuman berkelas dan bernilai jual tinggi. Nanas Qu, namanya. Minuman sejenis Carica, tapi dari buah Nanas ini diproduksi menjadi oleh-oleh khas Purbalingga. Ide bisnis minuman itu berawal pada 2016, saat dirinya melihat begitu banyak Nanas di Purbalingga yang dibuang percuma oleh petani. Buah itu tidak ...